Posted by: Juslifar M. Junus | 02/04/2009

Workshop Video Dokumenter Sejarah Kota

Hare Kurniawan di Workshop Videografi Sejarah Kota Departemen Sejarah Universitas Airlangga

Hare Kurniawan di Workshop Videografi Sejarah Kota Departemen Sejarah Universitas Airlangga

November 2008 lalu, DoCNet (Documentary Networking) Surabaya yang dikomandani Juslifar M. Junus berkolaborasi dengan Tim Sejarawan Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya, membuat Video Presentasi Sejarah Universitas Airlangga yang berjudul Meretas Jalan Membangun Peradaban (Universitas Airlangga pada masa-masa awal 1954-1960an).
Read More…

Posted by: Juslifar M. Junus | 02/04/2009

Workshop Extreme Doc for new Docnetters

Workshop Extreme Doc for new Docnetters

Pada tanggal 6 – 11 Maret 2009 di DOCBASE DOCNET, diadakan Workshop seputar proses produksi Video Dokumenter. Sebanyak 15 anggota baru Docnetters mengikuti Workshop ini sesuai dengan minat mereka masing-masing. Rahmad baihaqi dan Robithoh Islami mencoba menekuni jalur penulisan script Dokumenter, yang langsung diberikan oleh Juslifar M. Junus. Read More…

Posted by: Juslifar M. Junus | 31/03/2009

Bahasa Kamera

Bahasa kamera merupakan bahasa standar broadcast internasional. Jadi bahasa ini umum digunakan di stasiun televisi manapun.
Berikut ini adalah sebagian daftar istilah dalam bahasa kamera..
Read More…

Posted by: Juslifar M. Junus | 31/03/2009

Pengenalan Kontrol Kamera Video

Semua jenis kamera memiliki tiga urutan control :Untuk penyesuaian selama pengambilan gambarPenyesuaian kembali kondisi ketika perubahan diinginkanAtau ketika kamera “didiamkan sendirian”. Pada kamera studio sebagian kontrol distel di CCU yang terpisah dari kamera. Seorang CCU Man akan mengontrol terang gelap serta keseimbangan warna dan lainnya agar gambar yang dihasilkan bisa maksimal. Jadi seorang kameramen akan konsentrasi pada framing saja. Pertanyaanya, bagaimana kalau kameramen menggunakan kamera portabel atau kamera kombo ? Read More…

Posted by: Juslifar M. Junus | 31/03/2009

Makna di Balik Shot

Melalui unsur verbal dan visual (nonverbal), diperoleh dua tingkatan makna, yakni makna denotatif yang didapat pada semiosis tingkat pertama dan makna konotatif yang didapat dari semiosis tingkat berikutnya. Pendekatan semiotik terletak pada tingkat kedua atau pada tingkat signified, makna pesan dapat dipahami secara utuh (Barthes, 1998:172-173).
Read More…

Posted by: Juslifar M. Junus | 31/03/2009

WHITE BALANCE & BLACK BALANCE

White Balance : Prosedur untuk mengkoreksi warna gambar dari kamera dengan mengubah sensitivitas CCD ke dalam spektrum cahaya. Umumnya prosedur ini menggunakan cahaya putih sebagai dasar.
Salah satu kewajiban cameraman sebelum merekam gambar adalah harus mengeset white balance kamera terlebih dulu. Pada intinya televisi atau video menerima cahaya dari 3 warna primer RGB, red, green, dan blue. Bila ketiga warna ini dipadukan dalam perbandingan yang sama, maka akan menghasilkan warna cahaya putih.Itulah mengapa “white balance” di lakukan pada kamera dengan menggunakan obyek yang berwarna putih Warna putih inilah yang harus kita sesuaikan agar obyek putih benar-benar terlihat putih di lensa kamera. Padahal warna putih jika terkena cahaya warna lain sedikit saja akan berubah, seperti kekuning-kuningan atau kebiru-biruan. Jika di luar ruang/outdoor, maka warna yang ditangkap kamera video cenderung kebiru-biruan. Sedangkan di dalam ruangan/indoor cenderung kemerah-merahan.
Read More…

Posted by: Juslifar M. Junus | 31/03/2009

KOMPONEN BAGIAN CAMERA

Pada dasarnya setiap camera video terdiri dari 3 bagian,yaitu:
1.Lensa
2.Body Camera
3.VTR/recorder
Lensa mempunyai fungsi menangkap obyek secara optik yang menghasilkan gambar dan di teruskan ke permukaan tabung kamera(natinya oleh tabung camera di ubah lagi dari optik ke elektrik).
Jenis lensa di bedakan menurut panjang focalnya (jarak antara pusat optik lensa dengan titik di mana gambar terlihat dalam keadaan focus) Read More…

Posted by: Juslifar M. Junus | 31/03/2009

Tutorial Singkat Kamera Video

Setiap orang bisa membuat karya film video asalkan tahu dan paham proses pembuatannya dan cara-cara penggunaan peralatannya. Asalkan ada kemauan dan peralatan tidak susah untuk mempelajarinya. Apalagi saat ini kamera video sudah bukan barang asing lagi. Dalam lingkup keluarga pun sudah dikenal handycam, peralatan sederhana yang sudah dipenuhi beberapa fasilitas. Read More…

Posted by: Juslifar M. Junus | 31/03/2009

Dasar-dasar Mengoperasikan Kamera Video

Camera video ada berbagai macam merk, bentuk, dan varian. Begitu juga media penyimpanan gambar juga bermacam-macam. Contoh-contoh merk terkenal antara lain: Sony, Panasonic, Phillip, Ikegami, JVC, dan lain-lain. Dari berbagai merk tersebut masing-masing mempunyai beragam varian dan bentuk. Mulai kamera amatir, semi profesional, dan kamera profesional. Media penyimpanan gambar antara lain: Betacam, Dvcam, Dvc-pro, MiniDV, maupun berbentuk card (kartu memori). Read More…

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.